ONTOLOGI MANUSIA PERSPEKTIF SEYYED HUSEEN NASR DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBENTUKAN MORALITAS KEPEMIMPINAN BANGSA

.

Authors

  • Gesit yudha Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Agus Hermanto Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Andi Hermawan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61941/iklila.v6i2.174

Keywords:

Sayyed Huseen Nasr, morality, ontology

Abstract

Ontology explains the nature of everything that exists. In the study of ontology, understanding human nature involves not only comprehending it in actual human terms but, in terms of essence, humans are seen as beings of Monodualism, consisting of two elements yet forming a unity within. Nasr, with his traditional approach, attempts to elucidate the essence of human beings by critiquing the ideologies of the modern world that currently encompass human life. This research is conducted through a literature review, utilizing a descriptive-analytical approach. Sayyed Huseen Nasr consistently ties his discussions to the texts of the Quran and Hadith. Nasr asserts that the essence of human beings cannot be separated from the intervention of God. Thus, the contribution of Nasr's thoughts regarding the concept of human nature in its relevance to morality is that humans are actually related to divine nature and provide direction to the morality of the nation's leadership. In this way, it is possible to create a state of law, not a state of power, in the implementation of state administration.

References

Aminrazavi dan Moris. The Complete Bibliografi Seyyed Hossein Nasr From 1958 Trough, 1993.

Assegaf, Abd. Rachman. Konfigurasi Teori Pendidikan John Dewey Dan Al-Abrasyy, Dalam Pendidikan Islam Dalam Konsepsi Dan Realitas. Abd. Rachman Assegaf. Yogyakarta: Lemlit Uin Suka, 2006.

Aziz, Abdul Dan Gesit Yudha. “Pemikiran Abu Al-A’la Al-Mawdudi Dan Relevansi Bagi Etika Kepemimpinan.” Jurnal Tapis : Teropong Aspirasi Politik Islam 19, No. 1 (2023).

Azra, Azumardi. Memperkenalkan Pemikiran Hossein Nasr”, Dalam Seminar Sehari: Spiritualitas, Krisis Dunia Modern Dan Agama Masa Depan. Jakarta: Paramadina, 1993.

Bakhtiar, Amsal. Filsafat Ilmu. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.

Barbour, Ian G. Pergulatan Antara Agama Dan Sain Telah Mewarnai Sejarah Kehidupan Manusia..(Yogyakarta: Uin Sunan Kalijaga, 2006).

Drijarkara, N.. Pertjikan Filsafat. (Jakarta: Pt Pembangunan Djakarta, 1966).

Hidayat, Komaruddin. Pendidikan Dan Krakter Kebangsaan, Dalam Paradigma Baru Pendidikan. Max Weber Meyakini Bahwa Agama Memiliki Kekuatan Untuk Mempengaruhi Manusia Dengan Segala Variasinya Dari Masyarakat Sederhana Sampai Masyarakat Maju Sekalipun. Jakarta: Iisep Bekerja Sama Dengan Diktis Depag Ri, 2008.

Malaky, Ekky. Seri Tokoh Filsafat: Ali Syari’ati Filosof Etika Dan Arsitek Iran Modern. Jakarta: Teraju, 2004.

Muhadjir, Noeng. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin, 2001.

Manser, Oxford Learner’s Pocket Dictionary, (New York: Oxford University Press, 1995),

Nasr, Seyyed Hossein. Ideals And Realities Of Islam, Terj. Abdurrahman Wahid Dan Hashim Wahid Dengan Judul Islam Dalam Cita Dan Fakta. Jakarta: Leppenas, 1981.

--------------------------------- The Knowledge And The Sacred , Terj. Suharsono, Et. Al. Dengan Judul Inteligensi Dan Spiritualitas Agama-Agama. (Depok: Inisiasi Press, 2004).

———. The Encounter Man And Nature, Terj. Ali Noer Zaman Dengan Judul Antara Tuhan, Manusia Dan Alam. Yogyakarta: Ircisod, 2003.

———. The Heart Of Islam: Enduring Values For Humanity, Terj. Nurasiah Fakih Sutan Harahap Dengan Judul The Heart Of Islam: Pesan-Pesan Universal Islam Untuk Kemanusiaan. Bandung: Mizan, 2003.

Syari’ati, Ali. Al-Insan Wa Al-Madaris Al-Gharb. Terj. Arif Muhammad. (Jakarta: Pustaka Hidayah, 1992).

Sumantri, Jujun S. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2003.

Warsito, Hermawan. Pengantar Metodelogi Penelitian. Jakarta: Gramedia Utama, 1992.

Published

2024-01-05